Skip to content
Welcome To Layanan Informasi Untuk Kesehatan

Layanan Informasi Untuk Kesehatan

Iisresource.org

  • Home

Arsip

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Oktober 2017
  • Februari 2017

Kategori

  • Alat Elektronik
  • Bonus New Member
  • Corona
  • film dokumenter
  • Gates Of Olympus
  • Hiburan
  • Informasi
  • Judi Online
  • Kesehatan
  • mahjong ways
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • sbobet
  • slot
  • slot bet 100
  • slot88
  • starlight princess
  • Tips
  • Uncategorized

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
iisresource.org

Hari Hepatitis Sedunia, Waspadai Gejalanya Pada Anak

Posted on Juli 28, 2022 by Ried

Hari Hepatitis Sedunia diperingati setiap tanggal 28 Juli. Hari ini diperingati sebagai momen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan hepatitis.
Sampai saat ini hepatitis masih menjadi salah satu penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam rangka memperingatinya kali ini, World Hepatitis Alliance (WHA) meluncurkan kampanye global bertema ‘I cannot Wait’.

“Kampanye ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi penting tentang bahaya hepatitis,” kata keterangan resmi GSK, Kamis (28/7).

Kampanye ini juga mengajak masyarakat untuk mempercepat penanganan hepatitis karena penyakit ini tidak bisa menunggu.

Hepatitis adalah penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini bisa menular antar manusia.

Ada banyak jenis hepatitis. Hepatitis A, B, dan C adalah jenis hepatitis yang paling umum di Indonesia.

Hepatitis A ditularkan melalui jalur fekal-oral, dimana virus masuk ke mulut melalui makanan atau benda yang terkontaminasi. Sedangkan hepatitis B dan C ditularkan melalui cairan tubuh yang terinfeksi virus.

Pencegahan dan pengobatan hepatitis tidak boleh ditunda. Semakin lama dibiarkan, penyakit akan memperburuk kondisi pasien. Jika tidak diobati dengan benar, hepatitis dapat meningkatkan risiko kanker hati dan menyebabkan kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat ada satu kasus kematian akibat hepatitis dalam setiap 30 detik di dunia. WHO memprediksi ada sekitar 354 juta orang di dunia yang hidup dengan hepatitis B dan C.

Di Indonesia, prevalensi hepatitis B mencapai 7,1 persen atau sekitar 18 juta kasus. Angka ini lebih tinggi dari negara tetangga lainnya. Sedangkan prevalensi hepatitis C mencapai 2,34 persen atau sekitar 6 juta kasus.

Waspadai Hepatitis pada Anak

Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menemukan bahwa prevalensi kasus hepatitis terbesar di Indonesia terjadi pada kelompok anak usia 5-14 tahun.

Dokter anak Kurniawan Satria Denta mengatakan, anak-anak rentan tertular virus penyebab hepatitis.

“Agar terhindar dari ancaman hepatitis, orang tua disarankan mengenali gejalanya dan memahami langkah pencegahan yang tepat,” ujarnya.

Hepatitis umumnya ditandai dengan demam, sakit perut, dan munculnya penyakit kuning.

Untuk mencegah hepatitis, orang tua dapat menjaga pola hidup bersih dan melakukan imunisasi rutin untuk anaknya.

“Selain menjaga kebersihan, imunisasi juga merupakan upaya pencegahan terbaik yang bisa dilakukan karena vaksin hepatitis berfungsi memberikan kekebalan pada tubuh anak sehingga bisa mencegah penyakit,” kata Denta.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan imunisasi dasar hepatitis B diberikan saat anak lahir sebelum usia 12 jam.

Sedangkan imunisasi dasar hepatitis A diberikan dua kali. Yakni saat anak berusia satu tahun, dan 6-12 bulan setelah dosis pertama.

“Namun, jika tertinggal, anak bisa mendapatkan imunisasi catch-up hingga berusia 18 tahun,” tambah Denta.

Navigasi pos

Tips Menjaga Kesehatan Mata
WHO Catat Lebih asal 6.000 kasus Cacar kera global, 80% ada di Eropa

Pos-pos Terbaru

  • ARESGACOR Akses Cepat untuk Pengalaman Digital Modern
  • Ceriabet: Solusi Aman dan Mudah untuk Pecinta Taruhan di Tanah Air
  • Cara Mudah Mengatasi Kekalahan di KudaHoki88
  • Tips Memanfaatkan Free Spin Mahjong Slot
  • Spaceman Crash Online dengan Sistem Multiplier Interaktif
  • Alat Elektronik
  • Bonus New Member
  • Corona
  • film dokumenter
  • Gates Of Olympus
  • Hiburan
  • Informasi
  • Judi Online
  • Kesehatan
  • mahjong ways
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • sbobet
  • slot
  • slot bet 100
  • slot88
  • starlight princess
  • Tips
  • Uncategorized
April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
Proudly powered by WordPress | Indrajeet by Sus Hill.