Arsip Kategori: Uncategorized

Cara Mengatasi Asam Lambung Secara Alami

Apakah kamu sering mengalami ngilu pada area ulu hati atau bahkan merasakan sensasi panas di area dada sampai ke tenggorokan? Itu bisa saja kamu sedang mengalami gangguan pencernaan satu ini.

Asam Lambung adalah hasil dari gaya hidup yang tidak sehat yang kita lakukan. Penyakit ini memiliki difat yang kronis dan biasanya bisa terjadi 2 kali setiap minggu secara tiba – tiba.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi asam lambung dengan cara yang alami.

Atasi Asam Lambung Cara Alami

1.Perhatikan Porsi Makan

Kalau kamu lapar, coba untuk makan secara sering namun porsinya sedikit. Karena jika makan dengan porsi yang banyak dapat memicu refluks.

2.Hindari Camilan Antara Waktu Makan

Sulit memang untuk menghindari kebiasaan nyemil, namun tahukah kamu jika mengemil di antara waktu makan dapat membuat lambung kesulitan mencerna makanan karena kita makna terlalu banyak?

Nanti akibatnya waktu yang diperlukan lambung untuk mencerna makanan menjadi lebih lama.

3.Hindari Minum Air Banyak Ketika Makan

Saat memiliki asam lambung, meminum banyak air saat sedang makan dapat membuat asam lambung menjadi lebih cair. Itu akan membuat makanan menjadi lebih sulit untuk bisa dicerna oleh lambung.

4. Kunyah dengan benar

Mengunyah makanan hingga halus merupakan hal yang wajib untuk dilakukan agar kita bisa terhindar dari asam lambung. Ini akan membantu enzim mengolah dan juga mencerna makanan dengan lebih mudah.

5. Makan Teratur

Kini orang – orang kurang menjaga waktu makan karena kesibukan yang mereka miliki. Padahal ini sangat tidak baik untuk kesehatan diri.

Usahakan untuk buat jadwal makan yang teratur pada setiap harinya. Selain itu disarankan untuk tidak makan 2 jam sebelum tidur, ini bisa membuat asam lambung naik ke tenggorokan saat kita sedang tidur.

6. Tidur dengan posisi kepala dan Dada yang Lebih Tinggi

Atasi asam lambung dengan cara yang sederhana. Cobalah untuk naikkan posisi tubuh yang berada pada bagian atas menjadi lebih tinggi dari pada tubuh bagian bawah. Yang penting untuk dinaikkan adalah dari bagian pinggan hingga kepala.

7. Kunyah Permen Karet

Percaya tidak percaya, mengunyah permen karet selama 30 menit bisa mengatasi asam lambung atau setidaknya mengurangi keluhan.

Ini akan merangsang pelepasan air liur dan asam yang terakumulasi pada perut akan tercuci dan bersih dengan cepat. Asam akan menjadi cepat hilang dan gejala dar GERD akan berkurang.

8.Minum Campuran Baking Soda dan Air

Baking Soda dapat dimanfaatkan untuk mengatasi nyeri dada karena asam lambung. Ini disebabkan sifat basa yang bisa menetralkan asam.

Namun jangan sering mengkonsumsi minuman ini saat asam lambung naik terlalu sering, karena kandungan garan yang ada dapat memuat mual dan muntah.

9. Memium ½ gelas Lidah Buaya

Lidah buaya dapat meredakan inflamasi pada kerongkongan dan lambung. Setidaknya minum ½ jus lidah buaya sebelum makan untuk yang sering mengalami refluks asam lambung.

10.Konsumsi Jahe

Cara terakhir yang kami sarankan adalah dengan meminum jahe. Namun dalam mengkonsumsi jahe, lakukan dengan takaran yang pas,

Jangan konsumsi lebih dari 2-4 gram sehari, karena jika berlebihan malah akan membuat nyeri dada karena asam lambung menjadi lebih parah.

Gunakan pada bumbu masakan pada makanan yang memiliki resiko meningkatkan asam lambung.

Nah, itulah beberapa cara untuk mengatasi asam lambung secara alami. Semoga bermanfaat!

Perawatan Mengatasi Kulit Kering

Semua orang dapat mengalami kulit kering, tidak peduli apa jenis kulitnya. Jika memiliki kondisi kulit n ini, khususnya kulit yang kering bersisik dan disertai rasa gatal, Anda pasti ingin menemukan solusi mudah untuk mengatasinya.

Berikut ini kami memiliki beberapa tips yang bisa dicoba untuk mengatasi kulit kering.

Tips Atasi Kulit Kering

1.Mandi atau Kompres Air Hangat

Dengan mandi air hangat, itu akan membantu untuk meningkatkan kelembapan untuk bisa menjaga tubuh tetap halus dan lembab. Selain itu cara lain untuk mengatasinya adalah dengan mengompres kulit kering dengan menggunakan air hangat dan gosok lembut untuk menganggat sisa kulit mati. Lakukan ini beberapa kali sehari. Setelah itu keringkan kulit dan oleskan pelembab pada kulit.

2.Gunakan Sabun yang Tepat

Banyak sabun pembersih wajah yang terlalu keras untuk kulit sensitif. Ini akan membuat kulit menjadi terasa kencang dan kering setelah membersihkan wajah. Coba pilih pembersih wajah yang tepat. Jangan pilih produk yang mengandung sodium lauryl sulfate yang bisa menguras kelembapan kulit. Sebaiknya pilihlah produk yang bebas dari pewangi dan pewarna, juga memiliki label moisturizing.

3.Keringkan Tubuh dengan Baik

Jangan berpikir jika meninggalkan wajah berair setelah mandi bisa meningkatkan kelembapan pada kulit, karena jika air sudah menguap dari tubuh, maka kulit bisa menjadi lebih kering. Pastikan kulit dikeringkan dengan baik setelah mandi. Lalu jangan keringkan kulit dengan handuk yang kasar, gunakankan kain yang lembut dan bersih. Ingat untuk selalu menepuk wajah dan jangan menggosoknya.

4.Oleskan Pelembab

Gunakan pelembab yang banyak setelah mandi untuk menjaga kelembapan kulit, setidaknya lakukan 2 kali sehari. Pilihlah pelembab yang ringan dan nonkomedogenik. Disarankan untuk menggunakan pelembab kulit yang mengandung asam laktat, ini bisa membantu untuk menanggalkan lapisan teratas kulit kering dan bersisik juga menembus lapisan sehat yang berada di bagian bawahnya.

5.Oles Potroleum Jelly

Potroleum Jelly bisa membantu kulit untuk mengunci kelembapan dan juga membantu untuk meringankan kekeringan yang berada pada kulit. Kalau tidak rajin untuk melembabkan kulit, nantinya kulit akan memproduksi banyak minyak agar bisa menjaga kulit agar tidak semakin kering. Potroleum Jelly akan menjadi humektan yang bisa menarik dan menyegel kelembapan yang ada di kulit. Meski tektur yang ada padanya kental dan lengket, tetapi molekul yang ada pada jeli ini terlalu besar untuk masuk dalam kulit.

Anda bisa juga menggunakan minyak organik, seperti misalnya minyak zaitun, minyak almond, dan minyak kelapa.

6.Berendam Susu

Susu bisa membantu kita mengatasi kulit kering. Cobalah untuk mengkompres area kulit yang kering dan bersisik dengan waslap yang sudah direndam dengan susu putih dingin. Setelah itu diamkan selama 10 menit dan usap kulit yang bersisik dengan gerakan memijat juga melingkar. Lemak dan juga asam laktat yang ada pada susu akan membersihkan wajah dan juga memberikan kelembapan yang lebih ekstra.

7. Oleskan Tabir Surya

Terakhir bisa coba oleskan tabir surya pada kulit. Ini dapat membantu mencegah kerusakan kulit saat cuaca sedang panas. Disarankan juga ketika sedang berada kondisi cuaca panas, pakailah pakaian yang berlengan panjang, tipis, namun longgar. Sedangkan ketika cuaca sedang dingin, pastikan gunakan pakaian yang berlapis dan menyerap keringat agar bisa mencegah kepanasan dan berkeringat berlebihan.

Semga informasi ini bisa membantu Anda dalam menangani kondisi kulit kering, ya!

Mengobati Pembengkakan Amandel

Amandel adalah sebutan untuk orang awam dalam kasus membengkaknya atau membesarnya benjolan yang ada pada bagian kanan/ kiri bagian rongga mulut. Biasanya Amandel dapat menyebabkan anak – anak mengalami baruk-pilek, susah makan, dan juga mudah sakit. Itu sebabnya sebagai orang tua kita harus tahu bagaimana cara mengobati Amandel secara alami.

Pembengkakan ini sering terjadi karena adanya infeksi dari virus atau infeksi bakteri. Sebenarnya Amandel memiliki fungsi sebagai kekebalan tubuh yang menjaga kuman panthogen untuk masuk ke pencernaan. Itu merupakan sepasang kelenjar getah bening yang berada pada belakang tenggorokan.

Kalau anak sudah mulai rewel, biasanya orang tua akan kewalahan. Tapi sebenarnya amandel dapat disembuhkan dengan tanpa operasi selama daya tahan tubuh penderita dapat kuat. Perhatikan juga pola hidup, terutama di segi makanannya. Tindakan operasi merupakan langkah terakhir saat radang amandel sering kambuh atau bengkak amandel membuat jalan ke kerongkongan tertutup.

Berikut ini adalah beberapa cara alami untuk mengobati amandel.

Cara Alami Obati Amandel di Rumah

1.Istirahat yang Cukup

Cara pertama yang dilakukan adalah dengan cukup beristirahat. Penderita Amandel haruslah banyak – banyak beristirahat. Karena dengan beristirahat, kita dapat membantu tubuh untuk melawan infeksi virus atau pun bakteri. Jangan memaksakan diri melakukan aktivitas berat, sebaiknya tidur dengan cukup baik siang atau malam untuk kembali memulihkan tubuh.

2.Hindari Rokok

Jika Anda merupakan perokok aktif, ketika radang amandel sebaiknya kurangilah kebiasaan tersebut. Sedangkan jika Anda merupakan perokok pasif, maka hindari terkena paparan asap rokok atau zat lain yang bisa menambahkan iritasi di pernapasan.

3.Banyak Minum Air

Cara mengobati amandel dengan alami dapat dilakukan dengan memperbanyak asupan cairan untuk tubuh. Bisa dengan mengkonsumsi minuman hangat, kalsu, sup, dan juga teh hangat. Ketika sedang radang, sering – sering meminum air hangat. Selalu sediakan air minum dan juga botol besar yang dibawa ketika Anda menonton televisi atau sedang di tempat tidur.

4.Gunakan Humidifier

Udara yang kering di ruangan rumah bisa memperlambat proses kesembuhan dari radang tenggorokan dan memperparah iritasi. Cara untuk bisa mengobati amandel secara alami, cobalah gunakan gumidifier yang bisa membantu melembabkan ruangan. Ini juga bisa membantu ketidaknyamanan di bagian amandel, terutama pada malam hari.

5.Berkumur dengan Air Garam/ Cuka Apel

Selanjutnya Anda dapat berkumur dengan menggunakan air garam. Larutkanlah air garam dalam segelas air hangat, kemudian kumur dengan cara mengadahkan kepala beberapa saat dan keluarkan. Lakukanlah beberapa kali untuk bisa mengurangi sakit sementara di bagian amandel.

Sedangkan untuk cuka apel, bisa mencampurkan cuka apel dengan air. Lalu kumur secara perlahan dan kemudian telan perlahan. Jika kurang menyukai rasa kecut cuka apel, cobalah untuk menambahkan madu.

6.Konsumsi Jeruk Nipis

Jeruk Nipis/ Lemon dikenal sebagai buah yang memiliki antivirus, anti bakteri, dan juga anti inflamasi. Ini dapat dimanfaatkan sebagai pengobat amandel secara alami. Kandungan vitamin C yang tinggi pada jeruk nipis bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Nah, itulah beberapa tips untuk menyembuhkan amandel yang membengkak. Jika semakin memburuk, segera periksakan ke dokter. Karena jika semakin lama dibiarkan, amandel akan semakin membengkak dan nanti akan menyebabkan kondisi yang semakin parah. Jadi cobalah periksakan diri ketika 1 – 2 hari amandel tidak kunjung mereda.

Semoga informasi mengenai cara alami menyembuhkan amandel ini dapat bermanfaat!

Luka Bernanah dan Penanganannya

Saat tubuh mengalami luka dan tidak dirawat dengan baik, maka bisa menimbulkan infeksi dan bernanah. Luka yang sudah bernanah tidak boleh dibiarkan berlaur – larut. Karena tanpa penanganan yang tepat, luka ini bisa berbahaya dan menimbulkan komplikasi yang serius.

Luka ini pada umumnya bisa terjadi pada luka yang mengalami peradangan karena infeksi bakteri. Jika sudah bernanah, luka akan mengeluarkan cairan berwarna kuning, putih kekuningan, atau kuning kecoklatan.

Sebenarnya setiap luka yang terbuka bisa menjadi luka yang bernanah kalau terinfeksi oleh bakteri atau jamur, namun ada jenis luka bernanah yang berbahaya. Kondisi pada umumnya ditandai dengan munculnya rasa sakit seperti bengkak dan hangat dibagian luka saat disentuh.

Ada juga beberapa gejala lain yang dapat muncul, yaitu :

  • Mati rada di bagian kkulit di sekitar luka yang bernanah
  • Darah mengalir di luka
  • Nyeri hebat di bagian luka
  • Anggota tubuh yang terdapat luka sulit untuk digerakkan
  • Bagian dalam luka berwarna merah cerah/ gelap
  • Bengkak lebih dari 5 hari
  • Berbau tidak sedap
  • Ukuran luka semakin membesar
  • Demam tinggi

Kalau sudah mengalami beberapa hal di ats, sebaiknya untuk segera konsultasikan ke dokter. Karena mereka bisa memberikan penanganan kesehatan pada luka Anda. Berikut ini adalah beberapa penanganan luka bernanah yang masih berukuran kecil dan belum parah.

Penanganan Luka Bernanah Kecil

1.Kompres Luka dengan Kompres Hangat

Kompres lah bagian luka dengan kain lembut yang sudah direndam dengan air hangat. Lakukan hal ini setiap 6 jam sekali, setidaknya lakukan selama 30 menit. Ini bisa membantu pengeringan luka menjadi lebih cepat.

2.Jaga Luka Kondisi Kering

Coba jaga bagian luka tersebut agar tetap kering, atau setidaknya tutup dengan perban bersih ketika sedang mandi. Selain itu ganti lah perban secara teraturm agar baktei di dalamnya tidak menumpuk.

3.Oleskan Salep Antibiotik

Untuk bisa membantu proses penyembuhan, coba oleskan salep antibiotik yang dijual di apotek secara bebas. Selain itu coba gunakan sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan tersebut.

4.Jangan Dikeluarkan Secara Paksa Nanahnya

Sering kali ketika sedang bernanah, tangan kita tidak akan diam melihat nanah yang berada di luka tersebut dan ingin mengeluarkannya secara paksa. Jika dilakukan dengan tidak benar, nantinya luka akan semakin parah dan semakin dalam. Jadi cobalah hindari untuk pencet luka.

Kalau cara – cara di atas sudah dilakukan namun luka tidak kunjung membaik, disarankan untuk mengkonsultasikannya pada dokter. Ia bisa meresepkan antibiotik yang diminum untuk bisa mencegah penyebaran infeksi saat luka bernanah.

Selain itu ada juga kasus luka bernanah yang dalam, dokter bisa saja melakukan operasi kecil yang tujuannya untuk mengeluarkan nanah. Ia juga tentunya akan meresepkan obat pereda rasa sakit untuk bisa mengurangi nyeri dan bengkak yang dialami.

Luka bernanah harus ditangani dengan cara yang tepat sehingga luka bisa segera kering dan sembuh, jadi Anda bisa terhindar dari resiko komplikasi. Jika mengalami kondisi medis tertentu, seperti diabeter atau hamil, lebih baik untuk segera periksakan diri ke dokter saat sedang mengalami luka bernanah.

Semoga informasi mengenai luka bernanah ini bisa membantu Anda lebih memahami mengenai betapa berbahayanya luka jika didiamkan bernanah. Sebaiknya kita mencegah terjadi hal – hal yang tidak diinginkan dari pada harus mengalaminya.

Ciri – ciri DBD Pada Anak

Ketika sedang musim hujan, kekhawatiran orang tua adalah ketika anaknya sakit hingga demam selama 3 hari. Namun demam yang dialami itu tidak disertai dengan gejala batuk juga pilek. Karena itu mereka khawatir anak menderita demam berdarah dengue, atau DBD. Mereka juga mengkhawatirkan jika sang anak akan dirawat di rumah sakit karena penyakit satu ini.

Demam yang disertai dengan penurunan trombosit hingga 100.000 per mikroliter memang dicurigai dapat terkena DBD. Namun sebenarnya, trombosit memang bisa turun di bawah ambang normal ketik aterinfeksi virus atau infeksi bakteri.

Yang membedakan pada penyakit DBD adalah gejala yang timbul saat terkena infeksi. Setidaknya terdapat 3 gejala yang timbul ketika terinfeksi dbd.

  • Demam tinggi sekurang – kurangnya 72 jam atau selama 3 hari, tidak disertai dengan batuk dan pilek
  • Anak tampak sakit, lemas, dan tidak nafsu makan bahkan minum
  • Disertai dengan mual, muntah, diare, sampai nyeri perut. Muncul juga bintik – bintik kecil merah di beberapa bagian tubuh

Tidak semua pasien DBD harus dirawat di Rumah sakit, ada juga yang bisa dari rumah saja. Jika masih bisa makan atau minum dan menghasilkan air seni minimal 6 jam sekali, maka bisa dikatakan belum mengalami dehidrasi sehingga dapat dipantau dari rumah.

Namun ada beberapa hal yang membuat anak harus segera di bawa ke rumah sakit, jadi ayo kenali indikasi anak harus dibawa ke rumah sakit ketikda terinfeksi DBD. Setidaknya ada 7 gejala yang harus menjadi perhatian orang tua, berikut daftarnya.

Ciri – Ciri DBD Segera Bawa ke Rumah Sakit

1.Syok Dengue

Sindrom Syok Dengue merupakan salah satu gejala yang harus ditanggapi serius di rumah sakit. Ini terjadi saat ada kegagalan sirkulasi darah yang mencukupi kebutuhan oksigen pada seluruh jaringan tubuh yang memiliki potensi untuk dapat menyebabkan kematian.

2.Sulit Minum Air

Jika anak sudah muntah sampi tidak minum, ini bisa menghambat produksi air seni. Jadi perhatikan apakah anak ingin minum atau tidak, jika ia sulit untuk minum, maka cairan dalam tubuh bisa tidak terpenuhi. Anak bisa mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan tubuh.

3.Pendarahan Aktif

Jika sudah mengalami pendarahan aktif dengan indikasi berupa air besar atau tinja yang memiliki warna hitam, maka segeralah bawa anak ke rumah sakit. Pendarahan pada gusi yang sulit berhenti dan muntah darah juga bisa menjadi indikator terjadi hal ini.

4.Berkurangnya Trombosit

Kalau trombosit berada pada hitungan kurang dari 100.000 mikroliter dan disertai dengan peningkatan hematoktrit yang melebihi 20%, maka anak wajib dirawat di rumah sakit.

5.Kondisi Memburuk

Jika setelah 3 hari kondisi anak semakin memburuk, segera bawa ke Rumah sakit. Bahkan dalam kasus demam berdarah, jika demam mereda, bukan berarti anak sembuh. Itu bisa menjadi pertanda kondisinya semakin memburuk, karena tidak lama demam akan kembali tinggi.

6.Nyeri Perut

Jika anak mengeluh merasakan nyeri di perut, segera bawa ke rumah sakit.

7.Perhatikan Jarak Rumah

Jika anak demam tinggi dan jarak rumah jauh dari fasilitas kesehatan, segera bawa anak ke rumah sakit. Karena khawatir saat sudah mengalami gejala – gejala di atas, anak malah  menderita di jalan menuju rumah sakit karena terlalu jauh.

Penyakit DBD merupakan penyakit yang membahayakan jika dibiarkan, oleh sebabnya penting untuk memahami gejala – gejala yang ada agar anak dan keluarga menjadi aman.

Manfaat Konsumsi Rebusan Jahe

Jahe merupakan salah satu tanaman yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur. Bukan hanya bumbu dapur saja, tetapi Jahe juga menjadi tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional oleh sebagian orang. Banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan ketika menkonsumsi jahe secara rutin.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengolah jahe, mulai dari bumbu masakan, camouran makanan atau minuman, dan bisa juga hanya dengan merebus jahe. Lalu ada apa saja manfaat yang bisa dirasakan dengan mengkonsumsi jahe terutama meminum air rebusan jahe? Berikut ulasannya.

Air rebusan Jahe, Manfaatnya!

1.Menjaga Pencernaan

Pertama, mengkonsumsi jahe bisa membantu kamu menjaga kesehatan pencernaan. Jadi jika secara rutin mengkonsumsi jahe, akan menghindari kamu dari gangguang pencernaan. Seperti misalnya konstipasi atau mungkin sembelit.

2.Atasi Mual

Jika kamu tengah mengalami mual, air jahe bisa membantu untuk meredakannya. Biasanya bagi mereka yang baru saja mendapatkan tindakan operasi atau kemoterapi, mual akan menjadi hal lumrah yang terjadi. Untuk mengatasinya, konsumsilah air rebusan jahe.

3.Atasi Nyeri Sendi dan Otot

Jika rutin berolahraga, selain badan yang sehat, biasanya efek samping yang didapatkan adalah sendiri akan merasakan nyeri. Nah, konsumsilah rebusan jahe untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut. Ini karena jahe memiliki kandungan anti peradangan, jadi tidak ada salahnya untuk rutin mengkonsumsi air rebusan jahe untuk menjaga kesehatan dengan lebih maksimal.

4.Menurunkan Kadar Kolestrol

Kini semakin banyak makanan mengandung kolestrol, jadi kita semakin sulit untuk menghindari makanan – makanan tersebut. Tapi jika dibiarkan, kandungan kolestrol di darah bisa meningkatkan resiko untuk mengalami gangguan jantung. Tapi jangan khawatir, karena masalah ini bisa diringankan dengan mengkonsumsi air rebusan jahe.

Jika dikonsumsi dengan rutin, pastinya bisa menurunkan kolestrol jahat yang berada di dalam darah. Bukan hanya itu saja, imbangi dengan lakukan gaya hidup sehat agar kolestrol semakin menjauhi hidup Anda.

5.Menjaga Kesehatan Mulut

Terdapat banyak kandungan yang ada di dalam jahe, termasuk salah satunya adalah antibakteri. Kandungan ini bisa membantu kita menjaga kesehatan di dalam mulut juga gigi. Senyawa aktif yang berada dalam jahe bisa menghambat pertumbuhan bakteri di dalam mulut dan gigi.

Namun jika sudah mengalami gangguan di dalam mulut dan gigi, sebaiknya periksakan ke dokter. Tidak ada salahnya untuk mencoba memperiksakan kesehatan pada rumah sakit terdekat sehingga bisa dengan cepat ditangani jika mengalami masalah serius.

6.Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Jika dikonsumsi secara rutin, jahe bisa membant untuk mencegah perkembangan penyakit kanker di dalam tubuh. Terdapat beberapa jenis kanker yang bisa dicegah saat dengan rutin mengkonsumsi jahe, seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker mulut, kanker usus, dan kanker hati.

7.Meningkatkan Fungsi Otak

Konsumsi jahe bisa mencegah gangguan yang akan berpengaruh pada otak. Kesehatan otak yang optimal akan sangat mempengaruhi fungsi otak pada kesehatan seseorang, khususnya bagi mereka yang memiliki usia lanjut.

8.Menurunkan Berat Badan

Jika ingin menurunkan berat badan, air rebusan jahe bisa membantu, loh. Air rebusan jahe dipercaya bisa membantu untuk merasakan kenyang lebih lama, jadi nafsu makan akan lebih bisa dikendalikan.

Bagaimana? Banyakkan manfaat yang bisa kita rasakan dari mengkonsumsi air rebusan jahe? Selain itu jangan lupa untuk rutin lakukan gaya hidup dan pola makan yang sehat sehingga bisa menjadi lebih optimal dan tubuh menjadi terjaga dengan baik kesehatannya.

Tips Membakar Lemak Secara Sehat

Banyak orang yang mengalami kelebihan berat badan pada bagian tubuh, terutama pada bagian perut. Lemak pada bagian perut dapat menandakan beragam resiko seperti penyakit jantung, sampai diabetes tipe 2. Pada sisi lain, lemak yang ada di bagian perut sulit untuk dihiangkan. Bahkan ketika sedang melakukan diet, bagian perut adalah yang paling sulit untuk bisa dikecilkan.

Namun terdapat beberapa metode yang bisa dilakukan untuk membantu menghilangkan lemak pada perut dan mengecilkan perut. Berikut ini beberapa teknik yang dapat membantu untuk mengecilkan perut.

Mengecilkan Perut Secara Sehat

1.Terus Bergerak dan Lakukan Kardio

Untuk bisa mengecilkan perut, cobalah dnegan memperbanyak gerakan sehari – hari. Apalagi jika kamu lebih sering menghabiskan waktu dengan duduk sepanjang hari di kantor atau pun di sekolah. Banyak aktivitas yang bisa membantu, seperti naik turun tangga, berjalan kaki, menggunakan meja kerja yang berdiri, melakukan peregangan, dan masih banyak kegiatan lain. Banyak aktivitas kardio yang bisa dilakukan. Misalnya seperti lari, jalan kaki, dan juga berenang.

2.Makan Banyak Serat

Mengontrol pola makan bisa membantu Anda untuk mengecilkan perut. Memakan banyak makanan yang mengandung serat dapat membantu tubuh kenyang lebih lama. Selain itu makanan berserat akan membantu pencernaan menjadi lebih lancar, jadi mengurangi resiko perut buncit. Sistem pencernaan yang sehat juga akan membuat perut menjadi tampak lebih ramping.

3.Membatasi Karbohidrat

Karbohidrat memang merupakan sumber energi yang baik untuk tubuh kita, hanya saja tidak semuanya sehat. Tubuh akan mengubah beberapa jenis karbohidrat menjadi glukosa, dan terlalu banyak glukosa akan membuat tubuh menimbun banyak lemak.

Sebabnya banyak orang yang membatasi karbohidrat ketika sedang melakukan diet. Karena pentingnya karbohidrat bagi tubuh, jangan berhenti mengkonsumsinya, namun lebih baik pilih opsi yang lebih sehat, seperti biji – bijian.

4.Meningkatkan asupan Protein

Protein dapat membantu dalam memperbaiki dan juga menumbuhkan otot. Selain itu bisa juga membantu seseorang menjadi kenyang lebih lama. Konsumsilah makanan dengan protein tinggi seperti susu, telur, dan daging.

5.Melakukan latihan Resensi

Melakukan latihan seperti ini dapat membantu dalam membakar kalori agar tidak kehilangan masa otot. Untuk membangun massa otot, akan membuat tubuh membakar lebih banyak kalori. Biasanya orang – orang melakukan angkat beban, squat, dan lunge.

Disamping itu bisa juga melakukan latihan inteval intensitas tinggi yang bisa membakar kalori lebih cepat selama sedang melakukan olahraga.

6Makan Lemak Jenuh

Lemak jenuh atau biasa dikenal sebagai lemak baik, merupakan jenis lemak yang akan mencair pada suhu ruangan. Terdapat banyak makanan yang bisa kitan manfaatkan untuk memperoleh lemak baik, seperti alpukat, minyak zaitun, kacang – kacangan, selai kacang, dan masih banyak yang lain.

7.Mengurangi Minuman Tinggi Kalori

Ada sejumlah yang memiliki kalori, seperti minuman bersoda dan minuman energi. Untuk menghindarinya, bisa dengan mengubah minuan menjadi jus dengan buah segar dan mengandung sera. Batasi juga susu serta gula dalam kopi atau pun teh.

8.Minum Cukup Air

Minumlah cukup air untuk meminimalisasi perut yang buncit. Karena cara ini akan membantu perut menjadi lebih cepat kenyang dan membantu mengontrol porsi makan. Selain itu bisa menambahkan air dengan buah untuk dijadikan infuse water.

Semoga informasi ini bisa membantu Anda dalam menemukan solusi masalah tubuh Anda. Jangan lupa tidur yang cukup dan juga jangan terbawa setres agar program Anda dapat berjalan dengan lancar.

Berbagai Cara dalam Merileksasikan Otot

Aktivitas sehari – hari kerap membuat tubuh merasakan pegal dan otot menjadi terasa tegang/ Terkadang melakukan olah raga dengan intensitas yang tinggi juga dapat menyebabkan kekakuan dan ketegangan pada otot. Sebab itu kita harus bisa mempraktikkan cara yang baik dan benar untuk dapat menjaga kesehatan otot klita, terutama ketika sudah sering merasakan nyeri dan kaku.

Kita dapat melakukan beberapa hal seperti meditasi, melakukan yoga, dan juga melakukan peregangan untuk dapat merileksasikan tubuh. Selain itu bisa juga dilakukan dengan pemijatan pada bagian otot yang kaku dan nyeri.

Tapi terdapat beberapa cara lain yang mungkin bisa dilakukan untuk dapat merileksasikan otot kita, berikut ulasannya.

Cara Merileksasikan Otot

1.Terapi Panas

Terdapat beberapa benda yang bisa dimanfaatkan panasnya untuk menghilangkan kaku dan nyeri pada otot. Seperti selimut hangat elektri yang dapat menghilangkan nyeri dan juga mengurangi inflasmasi pada bagian otot.

Bisa juga dengan berendam dengan air hangat setidaknya selama 15 menit. Taburi air hangat yang akan digunakan dengan garam Epsom. Setidaknya larutkan 240 mililiter garam Epsom dan tunggu hingga latur sepenuhnya. Garam ini bisa meresam ke dalam kulit dan memperbaiki fungsi otot serta saraf.

Setelah berendam dengan air garam ini, pastikan tubuh terbilas bersih agar tidak menimbulkan iritasi yang tidak diinginkan.

Duduk pada ruang sauna atau mandi uap juga bisa menjadi salah satu cara efektif dalammerileksasikan otot pada tubuh. Cara ini dapat ,melancarkan aliran darah, menghangatkan otot, juga menyalurkan oksigen menjadi lebih merata.

2.Mengkontraksikan dan Merilekskan Otot

Bisa dilakukan dengan meremas bagian otot untuk meredakan ketegangan pada otot dengan memijarnya setidaknya 5 menit perbagian. Setelah itu regangkan otot yang terasa kaku agar dapat terasa rileks setidaknya 15 – 30 detik.

Berlatih aerobik juga dapat membantu tubuh menjadi lebih aktif dan lentur. Selain itu kegiatan ini juga bisa membantu melancarkan sirkulasi darah, jadi otot akan menjadi rileks dan lentur.

3.Kurangi Ketegangan dengan Rileksasikan Tubuh

Pastikan tubuh kamu setidaknya tidur 7 jam setiap harinya. Tidur yang berkualitas dapat membantu tubuh untuk merileksasikan otot dan memulihkan tubuh setelah aktivitas yang panjang. Selain itu kita harus bisa melatih pernapasan agar bisa merileksasikan otot pada bagian dada dan bahu. Tark napas panjang setidaknya 4 detik, lalu buang perlahan – lahan dengan range yang sama.

Lakukan juga meditas agar bisa meredakan stress pada tubuh. Pilihlah tenpat yang tenang dan damai untuk melakukan meditasi sehinggan lebih mudah dalam menghilangkan beban dan pikiran yang ada pada tubuh. Selain meditasi, yoga juga bisa menjadi altefnatif lain.

4.Menggunakan Jasa Terapis

Klinik pijat pada umumnya menawarkan pemijatan yang sulit untuk dilakukan sendiri. Mintalah mereka untuk melakukan terapi pada otot yang nyeri atau tegang. Sesi ini bisa berlangsung selama 15 – 30 menit. Jadi siapkan waktumu, ya!

5.Mengatasi dengan Obat

Cobalah konsumsi obat yang dapat meredakan nyeri. Tapi ingat untuk selalu menjaga dosis yang sudah dokter berikan, jangan sampai tidak teratur dan malah bisa berakibat fatal.Ada juga suplemen seperti suplemen magnesium dan seng yang dapat digunakan untuk meredakan nyeri.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi ketegangan otot. Perlu diingat jangan mencoba untuk mengkonsumsi obat ketika belum melakukan konsultasi dengan dokter!

Jika sudah mendapatkan obat, pastikan minumlah secara teratur. Semoga bermanfaat!

Gejala Stroke yang Perlu Diketahui

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya penyakit Stroke? Penyakit ini biasa terjadi pada orang – ornag yang sudah lansia. Namun akhir – akhir ini sering ditemukan orang yang masih pada usia produktifnya sudah harus mengalami kondisi ini. Stroke pada usia muda bisa mengakibatkan kondisi yang serius, loh!

Bahkan penyakit ini memiliki julukan sebagai Silent Killer, karena penyakit berbahaya ini dapat membunuh secara diam – diam yang dikarenakan kelumpuhan otak. Bisa juga stroke pada usia muda mengakibatkan kecacatan untuk para pengidapnya.

Ada juga hal yang tidak boleh diabaikan, yaitu adanya Transient Ischaemic Attack, atau stroke ringan. Meski dinamanya ringan, tapi ini tidak boleh disepelekan karena bisa menimbulkan dampak yang serius nantinya.

Kebanyakan gejala ini terjadi secara tiba – tiba dan dapat dikatakan hampir serupa dengan stroke. Hanya saja gejala ini hanya berlangsung selama beberapa menit dan hilang dalam hitungan jam.

Gejala Stroke Ringan Menurut Para Ahli

1.Perubahan pada indra

Akan ada perubahan pada indra tertentu, seperti pada penglihatan, pendengaran, rasa, dan juga pada sentuhan.

2.Perubahan Kewaspadaan

Perubahan kewaspadaan ini termasuk pada kantuk dan juga keadaan tidak sadar.

3.Perubahan Mental

Yang terjadi saat penderita mengalami kebingungan, hilang ingatan, sulit untuk menulis, kesulitan dalam membaca, berkurangnya kemampuan untuk berbicara dan juga memahami orang lain.

4.Permasalahan Pada Otot

Contoh yang biasa terjadi adalah melemahnya otot, kesulitan untuk menelan makanan, dan juga kesulitan dalam berjalan.

5.Kepala Pusing

Keadaan kepala pusing dan sampai kehilangan keseimbangan serta koordinasi.

6.Tidak dapat mengontrol kandung kemih atau usus

7. Masalah Pada Saraf

Keadaan ini ditandai dengan mati rasa atau kesemutan di satu sisi.

Jika sudah mengalami gejala – gejala yang ada di atas, segeralah untuk menemui dokter dan katakan gejala yang sudah dialami. Selain itu tanyakan langsung pada dokter mengenai gangguan – gangguan tersebut.

Selain beberapa gejala yang sudah disebutkan di atas tadi, terdapat juga beberapa gejala lain yang dapat memicu terjadinya stroke.

1.Peningkatan tekanan darah yang mendadak

2.Kelelahan secara tiba – tiba

3.Salah satu sisi pada bagian mulut atau wajah tampak turun

4.Kesemutan pada bagian tubuh

5.Lengan, kaki, atau bagian lainnya kesulitan untuk bisa diangkat

6.Cara berbicara menjadi kacau dan tidak jelas

7.Terjadi pandangan ganda atau Diplopia

8.Pandangan kabur bahkan sampai terjadi kebutaan

Pada umunya ada 70% gejala stroke ringan yang bisa hilang kurang dari 10 menit, ada juga yang hilang kurang dari 4 jam.

Lalu apa penyebabnya?

Stroke bisa terjadi karena gumpalan kecil yang tersangkut pada otak yang bisa berupa gelembung udara atau bahkan lemak. Penyumbatan ini akan menghambat aliran darah, kurang nutrisi, dan oksigen pada otak. Kondisi ini dapat menyebabkan kondisi otak menjadi terganggu.

Meski Stroke ringan tidak terjadi secara permanen, namun kondisi ini dapat dijadikan peringatan. Karena pengidap Stroke ringan memiliki resiko yang sangat tinggi untuk dapat mengalami Stroke pada kemudian hari.

Jadi segeralah temui dokter jika sudah mengalami beberapa gejala – gejala yang tadi kamisebutkan di atas. Tujuannya adalah agar dapat mendapatkan penanganan yang tepat dan juga bisa untuk mencegah komplikasi yang dapat terjadi karena gejala tersebut.

Cobalah untuk tidak merokok, lakukan diet sehat dengan gizi yang seimbang, dan lakukan hidup sehat agar bisa terhindar dari penyakit – penyakit yang dapat mengganggu hidup kita.